Cirebon, Divisi Jurnalistik — Smart Learning merupakan inovasi di PBAK UIN SSC 2025. Rabu (27/8) pagi hingga siang, mahasiswa baru belajar mengenai moderasi beragama dan dunia perkuliahan. Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kelas yang berada di wilayah universitas.
Peran utama Smart Learning adalah memperkenalkan unsur siber dalam kampus UIN SSC. Didalamnya banyak dijelaskan soal teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Hafiz Kafianka Yusuf, mahasiswa baru jurusan Informatika, mengaku mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini.
“Kalau Smart Learning itu kayak kuliah gratis. Walaupun kita belum resmi kuliah, tapi sudah diberi materi di awal biar paham buat kedepannya,” ujarnya.
Fadrial Juliana Putra, dari jurusan Informatika pun mengatakan bahwa fasilitas kelas membuat pembelajaran terasa interaktif dan menarik.
“Ruang kelasnya ada proyektor, AC, dan interaktif. Jadi belajarnya nggak cuma baca buku, tapi juga visual lewat proyektor,” katanya.
Di sisi lain, tutor Smart Learning Umamatul Bahiyah berpendapat bahwa kegiatan ini penting bagi mahasiswa baru yang akan mengalami perubahan budaya dan akademik dari siswa menjadi mahasiswa.
“Mereka kemarin kan siswa, sekarang sudah menjadi mahasiswa. Jadi otomatis semuanya akan berubah. Mahasiswa harus lebih kreatif dan mandiri,” jelasnya.
Ibu Uma mengungkapkan, lewat materi moderasi beragama, mahasiswa dapat memahami makna moderat dan saling menghargai perbedaan. Ibu Uma memberikan pesan pada mahasiswa baru untuk selalu ingat pada orang tua saat menjalani dunia perkuliahan.
“Karena semua yang jadi lebih baik itu pesan Mama. Sampai kalian lulus nanti, ingat pesan Mama,” pesannya.
Kegiatan Smart Learning ini menjadi bagian penting dari PBAK UIN SSC 2025 sebagai bekal awal mahasiswa baru dalam menjalani dunia akademik dan kehidupan mahasiswa.