Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) ACTRA 2026 (Action for Transformation) pada Kamis (27/8/20). Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, kehidupan kemahasiswaan, sekaligus membangun semangat baru dalam menempuh perjalanan sebagai mahasiswa FDKI.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi melalui check in peserta, tari penyambutan, hingga opening ceremony yang diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Mahasiswa, serta sambutan dari jajaran pimpinan FDKI dan DEMA FDKI.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DEMA FDKI, Vio Natu Rohmat, menyampaikan pesan kepada mahasiswa baru untuk menjadikan PBAK sebagai langkah awal dalam memasuki dunia perkuliahan. Ia mengibaratkan kehidupan mahasiswa sebagai sebuah perjalanan dengan kapal baru yang harus diarungi bersama.
“Selamat berlayar di kapal baru,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan kepada mahasiswa baru FDKI. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan sebagai mahasiswa tidak hanya tentang mengikuti perkuliahan, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa mampu berproses, beradaptasi, dan menemukan arah dalam perjalanan akademiknya.
Senada dengan hal tersebut, Dekan FDKI turut memberikan sambutan sekaligus arahan mengenai kehidupan mahasiswa di lingkungan fakultas. Dalam kesempatan tersebut, Dekan didampingi jajaran Wakil Dekan serta dihadiri oleh para ketua jurusan di lingkungan FDKI.
Arahan yang diberikan mencakup berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan akademik mahasiswa, termasuk sistem pembelajaran serta bagaimana mahasiswa dapat menjalani proses perkuliahan dengan baik. Mahasiswa baru juga diarahkan untuk mulai memahami budaya akademik dan membangun sikap yang bertanggung jawab selama menempuh pendidikan di FDKI.
Setelah sesi pengenalan akademik dan sosialisasi Pusat Studi Gender, Anak, dan Disabilitas (PSGAD), suasana kegiatan semakin hidup melalui Talent Show, Sharing Session organisasi mahasiswa, hingga Talk Show bersama Syakir Daulay.
Dalam Talk Show yang mengangkat tema “Intelektualitas Membumi, Spiritualitas Melangit di Ruang Siber”, Syakir Daulay membagikan sejumlah pesan kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan sosial, intelektualitas, dan spiritualitas.
Salah satu pesan yang cukup menarik perhatian mahasiswa adalah “gaul boleh, asal taat.” Menurutnya, menjadi mahasiswa bukan berarti harus menjauh dari kehidupan sosial. Mahasiswa tetap dapat bergaul dan menikmati masa muda, tetapi tetap perlu memiliki batasan serta menjaga ketaatan kepada nilai-nilai agama.
Syakir juga menyampaikan bahwa kehidupan terbaik adalah ketika seseorang mampu menjadi pribadi yang lebih baik dibandingkan hari sebelumnya.
“Kehidupan terbaik adalah ketika kita bisa lebih baik dari hari kemarin.”
Pesan lainnya berkaitan dengan cita-cita dan cinta. Syakir mengingatkan mahasiswa agar tidak kehilangan fokus dalam mengejar masa depan hanya karena terlalu larut dalam urusan percintaan.
“Orang yang mengejar cinta, maka ia akan kehilangan cita-citanya. Tapi jika orang mengejar cita-citanya, maka seribu cinta akan menghampirinya.”
Pesan tersebut disambut antusias oleh mahasiswa baru. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Sejumlah mahasiswa berkesempatan menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada Syakir Daulay. Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam sesi tersebut.
Tidak hanya menghadirkan rangkaian kegiatan akademik dan diskusi, PBAK ACTRA 2026 juga dikemas dengan berbagai hiburan. Penampilan seni tradisional Debus serta sejumlah penampilan mahasiswa turut memeriahkan suasana kegiatan.
Antusiasme mahasiswa semakin terlihat dalam perlombaan yel-yel antar jurusan. Sorakan dan kreativitas masing-masing jurusan membuat suasana semakin ramai. Tidak hanya mahasiswa baru, mahasiswa semester atas juga turut memberikan dukungan dan ikut memeriahkan jalannya perlombaan.
Dari persaingan tersebut, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) berhasil meraih predikat Best Yel-Yel. Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen yang menambah semarak PBAK ACTRA 2026 sekaligus menunjukkan kekompakan dan kreativitas mahasiswa KPI.
Rangkaian PBAK ACTRA 2026 kemudian ditutup dengan hiburan dari Band Kampus. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan fakultas, membangun relasi, serta menumbuhkan semangat untuk memulai perjalanan akademik.
PBAK ACTRA 2026 diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa baru FDKI untuk terus bertumbuh, berproses, dan bertransformasi menjadi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, spiritualitas, serta kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.