Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon tahun 2026 resmi memasuki hari terakhir pada Jumat (28/8/2026). Hari terakhir PBAK menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk memperkuat kesiapan akademik sekaligus memahami kehidupan kampus sebagai lingkungan yang penuh keberagaman.
Memasuki agenda pagi, mahasiswa baru mengikuti pembahasan Smart Learning dan Moderasi Beragama di dalam kelas. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok yang masing-masing didampingi oleh dosen sebagai pembimbing. Pola tersebut dirancang agar mahasiswa tidak hanya menerima materi secara satu arah, tetapi turut aktif berdiskusi, berpikir reflektif, serta membangun kemampuan belajar secara mandiri.
Dalam sesi Smart Learning, mahasiswa diperkenalkan dengan pola belajar yang self-directed, meaningful, active, reflective, dan targeted. Perubahan dari siswa menjadi mahasiswa menuntut adanya pola belajar yang lebih mandiri, aktif, dan penuh inisiatif. Mahasiswa tidak lagi hanya menunggu arahan, tetapi dituntut mampu menentukan target, mengelola waktu, serta bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri.
Selain itu, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan mengenai berbagai persiapan awal perkuliahan, mulai dari pembayaran UKT, pengisian KRS, hingga penggunaan Portal Akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Tak hanya berfokus pada aspek akademik, mahasiswa baru juga mendapatkan penguatan mengenai moderasi beragama. Materi ini membahas konsep toleransi serta nilai Islam, Iman, dan Ihsan. Pembahasan tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjalani kehidupan kampus dengan sikap terbuka, seimbang, dan menghargai keberagaman.
Kehidupan perguruan tinggi sendiri tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Melalui materi Antropologi Kampus, mahasiswa diajak memahami kampus sebagai ruang sosial dan ruang pembentukan identitas. Keberagaman yang ditemui di lingkungan kampus menjadi bagian dari proses belajar mahasiswa untuk mampu mengamati, memahami, mengkritisi, beradaptasi, hingga memberikan kontribusi di tengah masyarakat.
Setelah rangkaian pembelajaran pagi, kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan pengenalan organisasi mahasiswa (Ormawa) kampus. Sesi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal berbagai wadah pengembangan diri di lingkungan universitas, baik dalam bidang akademik, organisasi, maupun minat dan bakat.
Semarak PBAK semakin terasa ketika mahasiswa baru mengikuti lomba yel-yel antarfakultas. Masing-masing fakultas menampilkan kreativitas dan kekompakan terbaiknya. Sorak-sorai mahasiswa memenuhi suasana kegiatan, menciptakan atmosfer penuh energi sekaligus mempererat kebersamaan antar mahasiswa dari berbagai fakultas.
Tidak berhenti pada perlombaan, kemeriahan berlanjut melalui penampilan band. Mahasiswa baru dan mahasiswa lainnya larut dalam suasana have fun bersama sebagai penutup dari seluruh rangkaian PBAK 2026.
Hari terakhir PBAK menjadi lebih dari sekadar penutup sebuah agenda penyambutan mahasiswa baru. Rangkaian kegiatan yang telah dilalui membawa satu pesan utama, yaitu perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa harus diikuti dengan perubahan pola pikir dan sikap.
Mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri dalam belajar, mampu mengatur prioritas dan waktu, memiliki pemahaman keagamaan yang moderat, serta mampu beradaptasi dengan keberagaman kehidupan kampus. Dengan demikian, perjalanan sebagai mahasiswa tidak hanya menghasilkan capaian akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang mampu berpikir kritis, menghargai perbedaan, dan berkontribusi bagi lingkungan.
Dengan berakhirnya agenda hari terakhir pada Jumat (28/8/2026), maka resmi berakhir pula seluruh rangkaian PBAK 2026. Dari ruang kelas hingga riuh yel-yel dan panggung hiburan, mahasiswa baru telah melewati langkah awal untuk mengenal dunia barunya.