Salah satu bulan mulia dalam kalender hijriah yaitu bulan Rajab. Bulan Haram (bulan yang dihormati) dalam Islam ada empat, satu di antara bulan Haram tersebut yakni Bulan Rajab, bulan yang memiliki banyak keutamaan di dalamnya.
Sebagaimana Rasulullah Saw menyampaikan dalam hadisnya, bahwa bulan Rajab adalah bulan Allah, bulan Sya’ban adalah bulan Rasulullah, dan bulan Ramadan adalah bulan Umat Nabi.
Syekh Abdul Qodir Al Jailani dalam Al-Gunyah meriwayatkan satu hadis di bulan Rajab:
رجب شهر الله، وشعبان شهري، ورمضان شهر أمتي
“Rajab bulannya Allah, Sya’ban bulanku (Rasulullah) dan Ramadhan adalah bulan umatku.”
Momen bulan Rajab adalah momen penting untuk refleksi bagi bulan Syaban dan bulan Ramadan mendatang. Pasalnya bulan Rajab dikatakan sebagai bulan menanam, bulan Syaban sebagai bulan menyiram dan bulan Ramadan sebagai bulan memanen.
Di dalam bulan Syaban terdapat banyak sekali amalan yang dapat umat muslim kerjakan di antaranya puasa sunah di hari pertama bulan Rajab, salat sunah dan dzikir al ma’tsurat di hari-hari lainnya.
Para Ulama dalam hal ini sepakat, bahwa amalan yang terdapat di dalam bulan Rajab ialah sebagai fadhoilul a’mal (keutamaan amal). Jika ragu untuk melakukannya, teman-teman bisa bertanya langsung kepada ulama setempat.
“Rajab merupakan bulan Allah SWT, yang mestinya umat Islam ketahui, untuk selalu meningkatkan kualitas takwa dan ibadahnya, agar sampai pada bulan Sya’ban dan bulan Ramadan. In syaa Allah.”